Selasa, 4 Agustus 2026

Mengenal Sejarah Sepak Bola, Olahraga Paling Populer di Dunia yang Berakar dari Inggris

Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia dengan estimasi 250 juta pemain aktif di lebih dari 200 negara. Olahraga ini diatur oleh Laws of the Game yang pertama kali diterbitkan oleh The Football Association di London pada tahun 1863.

Sepak bola dikenal luas sebagai cabang olahraga tim yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing beranggotakan 11 orang di atas lapangan hijau. Dengan jutaan penonton dan pemain di seluruh penjuru bumi, olahraga ini menduduki peringkat teratas dalam hal popularitas global.

Berdasarkan catatan sejarah resmi FIFA, olahraga sepak bola modern berakar dari berbagai permainan bola di Inggris sejak abad kedelapan. Upaya standardisasi aturan mulai digencarkan pada pertengahan abad ke-19 hingga puncaknya pada 26 Oktober 1863 di Freemasons' Tavern, London, yang melahirkan The Football Association (The FA).

"Kami mendirikan aturan baku ini agar permainan memiliki standar yang jelas dan adil bagi seluruh klub yang bertanding," ujar salah satu tokoh sejarah sepak bola saat merumuskan aturan awal.

Pengamat olahraga internasional menilai bahwa pemisahan aturan antara sepak bola dan rugby pada masa tersebut menjadi titik balik lahirnya industri sepak bola modern. "Keputusan untuk melarang penggunaan tangan di luar penjaga gawang membentuk karakter unik sepak bola hingga hari ini," ungkap analis sepak bola.

Kini, badan sepak bola dunia FIFA menaungi enam konfederasi benua dan menggelar turnamen paling bergengsi yaitu Piala Dunia FIFA yang menyedot perhatian miliaran pasang mata.

Redaksi Rafael Ribeiro Bundesliga
Redaksi Rafael Ribeiro Bundesliga
Tim redaksi Rafael Ribeiro Bundesliga yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari Bundesliga Jerman.
Redaksi Rafael Ribeiro Bundesliga adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kompetisi Bundesliga Jerman. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.